KH. Rokhmat S. Labib : Ramadhan Makin Berkah dengan Syariah Kaffah

Ulama Aswaja KH Rokhmat S. Labib menyatakan bahwa Ramadhan makin berkah dengan syariah kaffah.

“Maka tema yang kita usung pada Ramadhan tahun ini, Ramadhan makin berkah dengan syariah kaffah,” tuturnya dalam Tarhib Ramadhan 1443H: Ramadhan Berkah dengan Syariah Kaffah, Ahad (27/3/2022) secara daring.

“Ini artinya, jika kita ingin mendapatkan berkah, maka terapkan syariah secara kaffah,” jelasnya.

Ustaz Labib, sapaan akrabnya, mengutip Al-Qur’an surah al-Anfal ayat 24 :

“Di dalam ayat tersebut Allah SWT berfirman, wahai orang-orang yang beriman, penuhilah panggilan Allah SWT dan Rasul-Nya, benar-benar penuhilah dan taatilah Allah SWT dan Rasul-Nya pada perkara yang menghidupkan kamu. Para ulama mengatakan Al-Qur’an, Al-Islam, ada yang mengatakan al-jihad, ada yang mengatakan syariah. Semuanya meski beda-beda, sama artinya Islam dan ajarannya, Al Qur’an beserta isinya,” paparnya.

“Yang artinya ketika itu dijalankan, akan memberikan kehidupan bukan memberikan kematian. Maka jika ingin berkah terapkanlah syariah, terapkanlah Islam secara kaffah, tanpa ada tapi tanpa ada kecuali,” tambahnya.

Oleh sebab itu, ia mengajak kepada seluruh kaum Muslim untuk menyambut Ramadhan dengan gembira, dengan senang. “Seorang Muslim akan menyambut datangnya bulan yang di sana ada kewajiban, dengan senang hati karena dia berharap mendapatkan pahala, berharap mendapatkan ridha dan surga-Nya,” ujarnya.

Menurutnya, selain di bulan Ramadhan diwajibkan puasa, di bulan ini pula Allah SWT turunkan Al-Qur’an, dan di bulan ini pula Allah SWT sunnahkan atau perintahkan qiyamul Ramadhan. Di bulan ini pula Allah SWT pilih satu malam yaitu Lailatul Qadar.

“Di bulan ini pula Allah SWT terima doa-doa kita, karena diantara salah satu waktu doa yang tidak ditolak adalah doa orang yang berpuasa disampai dia berbuka. Masyaallah,” ungkapnya.

“Syahru mubarak, syahru duaa, syahru qiyam, syahru siam dan yang tidak kalah pentingnya di bulan Ramadhan juga syahru jihad, yakni bulan jihad. Jihad pertama, Perang Badar itu dikerjakan di bulan Ramadhan dan pada Perang Badar itu pula Allah SWT memberikan kemenangan, bulan kemenangan Islam,” bebernya.

Oleh karena itu, ia menyerukan, agar kaum Muslim menyongsong bulan Ramadhan ini dengan penuh ketaatan dan ketundukan, bersama-sama beramal shalih termasuk berjuang menegakkan syariah Islam secara kaffah dalam naungan khilafah.

“Dengan begitu, moga-moga Allah SWT memberikan berkah bagi kita semua. Takbir!” pungkasnya.[] Ajira

Leave a Comment